Palembang – Universitas IBA kembali menorehkan capaian membanggakan dengan mempertahankan Klaster Madya pada Klasterisasi Perguruan Tinggi Tahun 2026. Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Direktur Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat Nomor 0070/C3/AL.04/2026 tentang Penetapan Klasterisasi Perguruan Tinggi Tahun 2026 berdasarkan Kinerja Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.
Keberhasilan ini menjadi bukti konsistensi Universitas IBA dalam meningkatkan mutu tata kelola penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Setelah sebelumnya berada pada Klaster Pratama di tahun 2024 dan berhasil naik ke Klaster Madya pada tahun 2025, pada tahun 2026 Universitas IBA mampu mempertahankan posisi tersebut secara berkelanjutan.
Capaian ini tidak terlepas dari komitmen pimpinan universitas, dukungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), serta kerja keras para dosen dalam menghasilkan penelitian yang berkualitas dan berdampak nyata bagi masyarakat. Peningkatan jumlah publikasi ilmiah, keterlibatan dosen dalam hibah penelitian kompetitif, serta penguatan program pengabdian berbasis kebutuhan masyarakat menjadi faktor penting dalam penilaian klasterisasi.
Rektor Universitas IBA menyampaikan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan. “Capaian ini adalah hasil kerja bersama. Mempertahankan Klaster Madya bukanlah hal yang mudah, namun ini menunjukkan bahwa Universitas IBA berada pada jalur yang tepat dalam penguatan tridharma perguruan tinggi,” ujarnya.
Ke depan, Universitas IBA akan terus mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas penelitian, memperluas jejaring kolaborasi, serta memperkuat hilirisasi hasil riset agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan dunia industri.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Universitas IBA optimis dapat terus meningkatkan kinerja serta menargetkan pencapaian klaster yang lebih tinggi pada periode berikutnya.